8 Pedoman Penting Menulis Makalah

menulis makalah

Tugas menulis makalah bagi pelajar dan mahasiswa sudah merupakan hal yang umum. Tentu saja dimaksudkan untuk menciptakan generasi bangsa yang tidak saja kreatif dengan ide-ide yang segar dalam menciptakan peluang-peluang usaha, tetapi juga tetap memiliki dasar akademik yang kuat yang salah satunya diuji dengan tugas membuat karya ilmiah seperti artikel, makalah, essay dll. Berikut 8 pedoman penulisan makalah yang wajib diikuti untuk memperoleh sebuah karya ilmiah yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

1. PILIH TOPIK

Pilihlah topik yang menarik dan menantang. Ini merupakan langkah awal yang paling penting dalam menulis karena dengan memilih topik yang menarik dan menantang akan membuat kita antuasias dalam proses penulisan. Bayangkan jika kamu harus menulis suatu topik yang tidak kamu suka sama sekali, saya yakin kurang dari 5 menit kamu akan berhenti menulis dan beralih ke hal lain, comment status di facebook atau bikin hastag #boringbanget di twitter :D.

Yah, antusiasme adalah sesuatu yang sangat penting saat menulis, karena di situlah akan menentukan seberapa besar usaha yang akan kita curahkan dalam proses menulis.

 Dengan memilih topik yang sesuai minat kita, maka selain pemahaman terhadap topik yang lebih baik, juga akan memberi dorongan yang kuat untuk kita menyelesaikan sebuah tulisan.

Setelah memilih topik, maka langkah selanjutnya adalah fokus pada aspek yang terbatas. Bagaimana cara untuk fokus adalah dengan mempersempit pokok pembahasan kita pada tema tertentu saja. Misalnya kamu dapat tugas membuat makalah dengan topik ‘Budaya di Indonesia’, maka topik tersebut perlu dipersempit dengan memilih salah satu budaya daerah di Indonesia sebagai sebuah tema seperti Budaya Yogyakarta misalnya.

Budaya Yogyakarta dapat kita persempit lagi ke dalam sub tema seperti misalnya, ‘Peran Alat Musik Gamelan Dalam Prosesi Adat di Keraton Jogyakarta’. Dengan begitu tulisan kamu akan lebih fokus dan terarah. Namun perlu diingat, hindari memilih bahan tulisan yang sumber informasinya terbatas, apalagi jika kamu diberi tenggat waktu yang sempit untuk menyelesaikan makalahmu.

2. MENCARI INFORMASI YANG RELEVAN

Untuk informasi yang sifatnya umum kamu dapat lakukan pencarian di Internet seperti di website yang khusus menyajikan informasi yang relevan dengan topik dalam makalahmu atau kamu juga bisa mencari di situs eksiklopedi online seperti wikipedia atau sejenisnya. Perhatikan ekstensi nama domain, misalnya, .edu (lembaga pendidikan), atau .go.id (pemerintah Indonesia), atau .org (organisasi nirlaba). Situs-situs tersebut mewakili institusi dan cenderung lebih dapat diandalkan, namun waspada dari kemungkinan bias informasi politik di beberapa situs pemerintah.

Untuk domain dengan ekstensi .com (commercial) kamu harus lebih selektif. Walaupun banyak situs dengan ektensi .com yang menyajikan informasi yang berguna namun sebagian besar juga mengandung iklan-iklan produk yang tentu saja dari segi validitas sumber akan sangat meragukan jika dijadikan referensi dalam penulisan karya ilmiah seperti makalah, skripsi, tesis dan lain sebagainya.

Selain itu kamu perlu meluangkan waktumu untuk mengunjungi perpustakaan. Carilah informasi yang kamu butuhkan dalam Almanak, Atlas, Katalog, Ensiklopedia dan Kamus. Kamu juga bisa mendapatkan informasi di buku-buku yang dipublikasikan pemerintah, Laporan-laporan, Majalah dan Koran sebagai bahan informasi tambahan.

Hal penting yang harus diingat dalam pengumpulan bahan dan informasi adalah kamu harus mencatat informasi lengkap bibliografi (penulis, judul, tempat publikasi, penerbit, tanggal publikasi, nomor halaman, URL, kreasi atau modifikasi tanggal pada halaman Web, dan tanggal akses) pada lembar kertas kerjamu, kemudian simpan ke dalam laptop atau komputer desktopmu.

ingatlah, makalah atau karya ilmiah lainnya jika tidak memiliki informasi bibliografi maka tidak akan berguna karena kamu tidak dapat menyebutkan sumbernya dengan demikian hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan secara akademis.

3. BUATLAH SEBUAH PERNYATAAN

Tulisan adalah pendapat yang dinyatakan secara tertulis. Jadi pikirkanlah secara kritis tentang apa yang akan kamu tulis kemudian tuangkan ke dalam satu kalimat dalam bentuk pernyataan atau tesis ke dalam kertas kerjamu. Contoh tesis misalnya, “bumi itu bulat dan bukan pusat dari tata surya”.

Mengapa penting untuk menetapkan sebuah tesis? Karena nantinya seluruh isi tulisanmu serta argumen-argumen di dalamnya harus mendukung dan membela keyakinan terhadap tesis yang kamu tetapkan. Bayangkanlah bagaimana jadinya sebuah tulisan jika di kalimat pertama menyatakan suatu argumen namun di bagian lain atau paragraf lain menentang argumen itu. Hasilnya adalah tulisan yang saling kontradiksi dan akan membingungkan pembaca.

Tulisan adalah pendapat yang dinyatakan secara tertulis. Jadi pikirkanlah secara kritis tentang apa yang akan kamu tulis 

4. BUATLAH KERANGKA TULISAN

Sebuah makalah sederhana memiliki kerangka yang terdiri dari PENDAHULUAN, ISI ATAU PENJELASAN dan terakhir KESIMPULAN. Tujuan dari kerangka tulisan adalah untuk membantu dalam memikirkan topik secara hati-hati dan logis sebelum kita mulai menulis. Membuat sebuah kerangka yang baik dan logis adalah langkah penting untuk mendapatkan tulisan makalah yang baik pula. Untuk lebih lebih jelasnya berikut saya sajikan hal apa saja yang penting untuk kamu masukkan dalam kerangka tulisan.

PENDAHULUAN – Nyatakan tesis dan tujuan penulisan makalah dengan jelas. Apa alasan utamamu menulis makalah? Tetapkan pendekatan yang akan kamu lakukan terhadap topik makalah. Apakah ini sebuah laporan faktual, review buku, perbandingan, atau analisis masalah? Jelaskan secara singkat poin utama makalahmu dan mengapa pembaca harus tertarik pada topik yang kamu bahas.

ISI ATAU PENJELASAN – ini adalah bagian dimana kamu menyajikan argumen untuk mendukung pernyataan tesis yang sudah kamu tetapkan. Dalam sebuah argumen ada yang disebut 3 hukum, yaitu aturan dimana kamu HARUS menemukan 3 argumen pendukung untuk setiap posisi yang kamu ambil.

Mulailah dengan argumen yang kuat, kemudian lanjutkan dengan argumen kuat lainnya, dan akhiri dengan argumen terkuat sebagai titik akhir kamu.

KESIMPULAN – Tulis ulang atau reword tesis mu. Buat ringkasan argumenmu. Jelaskan mengapa sampai kamu tiba pada kesimpulan itu.

5. ATUR CATATAN HASIL PENELITIANMU

Atur semua informasi yang sudah kamu kumpulkan sesuai dengan kerangka penulisan yang telah kamu buat. Analisa secara kritis data hasil penelitianmu. gunakanlah sumber-sumber terbaik yang tersedia, periksa akurasi dan lakukan verifikasi apakah informasinya faktual, up-to-date, dan benar. Pandangan yang berlawanan juga harus diperhatikan jika itu membantu untuk mendukung tesismu.

Ini adalah tahap yang paling penting dalam menulis sebuah karya ilmiah. Di sini kamu akan menganalisis, mensintesis dan mencerna informasi yang telah dikumpulkan dan di tahap ini pula kamu akan belajar sesuatu yang baru tentang topik makalah yang merupakan tujuan sebenarnya dari saat pertama kali kamu melakukan penelitian.

Selain itu kamu juga harus mampu mengkomunikasikan secara efektif pikiran, gagasan, wawasan, dan temuan –temuan dari hasil penelitianmu kepada orang lain melalui kata-kata tertulis seperti dalam laporan, esai, penelitian atau kertas kerja.

Jangan menyertakan informasi yang tidak relevan dengan topikmu, dan juga termasuk informasi yang tidak kamu mengerti.

6. MENULIS DRAFT PERTAMA

Mulailah dengan topik pertama dalam kerangka tulisan atau garis-garis besar yang sudah kamu buat. Baca semua catatanmu yang relevan dan yang telah kamu tandai. Ringkaslah parafrase atau kutipan langsung untuk setiap ide yang kamu ingin gunakan dalam makalahmu. Gunakan teknik yang kamu inginkan, misalnya dalam menulis ringkasan, kutipan pada kartu catatan, atau lembaran kertas terpisah.

Masukkan semua catatan atau kertas sesuai urutan kerangka garis besar makalahmu, misalnya IA, IB, IC. Jika menggunakan pengolah kata, office word misalnya, buat masing-masing dalam file yang berbeda dan sesuaikan dengan kode dalam garis besar makalah agar mudah dicopy/paste saat kamu mulai mengerjakan penulisan akhirmu, misalnya potongan pertama berisi ayat Pendahuluan berarti kamu copy/paste ke IA. Sebelum kamu menyadari, kamu sudah memiliki makalah yang terorganisasi dengan baik dan rapi.

Kalau misalnya kamu mau mengikuti teknik yang saya gunakan dalam menulis, saya menggunakan simbol seperti “#” atau bahasa twitterannya hastag untuk menandai tempat di mana saya ingin kembali lagi nanti untuk mengedit paragraf itu. Simbol biasanya mempermudah kita untuk menemukan lokasi yang ingin kita tuju lagi. Hapus simbol setelah editing selesai.

Ingatlah selalu bahwa di dalam penulisan karya ilmiah, kita harus selalu berdasarkan data dan fakta, jadi jangan sama sekali menyuntikkan opinimu yang belum diuji secara akademik dalam tulisan.

7. REVISI KERANGKA TULISAN DAN DRAFT

Baca kembali tulisanmu dan koreksi setiap kesalahan pengetikan. Periksa fakta dan angka. Atur ulang ide-ide yang menyimpang dari gagasan awal untuk mengikuti alur kerangka tulisanmu. Atur ulang kerangka tulisan jika diperlukan.

Tetapi tetap jaga tujuan makalahmu agar tidak menyimpang dari apa yang ingin kamu sampaikan ke pembaca. Gunakan tata bahasa yang baik dan benar.

Buatlah daftar atau check list dari apa saja yang harusnya kamu lakukan. Contohnya sebagai berikut :

DAFTAR SATU:

1. Apakah pernyataan tesis saya ringkas dan jelas?
2. Apakah saya mengikuti alur garis-garis besar? Apakah saya kehilangan sesuatu dalam tulisan?

3. Apakah argumen saya disajikan dalam urutan yang logis?
4. Apakah saya membuktikan tesis saya dengan argumen pendukung yang kuat?
5. Apakah saya telah menyatakan maksud dan tujuan dalam makalah?Baca kembali tulisanmu untuk menemukan jika ada kesalahan tata bahasa. Sayangnya di microsoft office word fitur kamus thesaurus belum mendukung untuk bahasa Indonesia jadi kamu harus memperbaiki tata bahasamu secara manual. Tapi itu akan sepadan dengan kualitas tulisan yang kamu sajikan secara keseluruhan. Saya sendiri selalu meminta orang lain untuk membaca tulisan saya sebelum benar-benar diterbitkan sebab kadang-kadang 2 pasang mata lebih mampu melihat kesalahan-kesalahan yang kita tidak mampu lihat jika seorang diri saja, hehehee.Selanjutnya buat daftar check list kedua seperti di bawah ini :DAFTAR DUA:1. Apakah saya memulai setiap paragraf dengan kalimat topik yang tepat?
2. Apakah argumen saya didukung oleh bukti-bukti dokumentasi yang valid?
3. Apakah ada kata yang tidak perlu atau berulang-ulang?
4. Bagaimana dengan panjang kalimat?
5. Apakah satu paragraf atau ide mengalir lancar?
6. Apakah ada ejaan atau kesalahan tata bahasa?
7. Apakah semua kutipan saya akurat dan dalam format yang benar?
8. Apakah tulisan saya sudah cukup jelas dan menarik tetapi tetap obyektif?
9. Apakah saya cukup meninggalkan kesan untuk pembaca saya di akhir makalah?

8. FINALISASI TULISAN

Baca lagi makalah kamu untuk memastikan bahwa kamu memahami sepenuhnya tugas yang diberikan gurumu, dan bahwa makalahmu memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditentukan oleh guru. Koreksi ketikan akhirmu dengan hati-hati untuk ejaan, tanda baca yang hilang atau kata-kata ganda. Pastikan makalah kamu bersih, rapi, dan menarik.

Targetkan tugas kamu sudah rampung satu atau dua hari sebelum batas waktu. Ini akan memberimu ketenangan dalam berpikir serta kesempatan untuk memeriksa sekali lagi tulisanmu. Sebelum menyerahkan makalahmu untuk dievaluasi oleh guru, tanyakan pada diri sendiri : “Apakah ini hasil terbaik yang bisa saya lakukan?”

Semoga artikel ini bermanfaat, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa yang masih bergelut dengan tugas-tugas penulisan makalah. Saya doakan kalian sukses dalam studi dan kelak menjadi kebanggaaan orang tua dan bangsa Indonesia. Jika tertarik mengetahui tips membuat artikel yang menarik silahkan baca tulisan saya sebelumnya 7 Tips Jitu Menulis Artikel SEO Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *