Orgasme Pertama di Dunia Maya

Mengapa kita ngeblog? Ya saya yakin pertanyaan ini banyak berkecamuk di hati para blogger . Betapa tidak untuk mempertahankan sebuah blog untuk tetap aktif membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Hal ini tidak semata-mata berkaitan dengan pencarian ide untuk penulisan atau postingan tapi juga menyangkut hingga kepada persoalan SEO dan segala macamnya. bayangkan sebagai blogger terutama personal blogger kita tidak hanya bertindak sebagai penulis, tetapi juga sebagai editor, marketing, webmaster dan lain sebagainya.

Jadi untuk apakah kita melakukan semua itu… Uang? Ha! Saya rasa sebagian besar blogger paham bahwa mencari uang di blog bukanlah perkara mudah. Bahkan mungkin kebanyakan blogger justru menghabiskan dana yang tidak sedikit agar bisa tetap eksis tanpa pernah memperoleh penghasilan materi dari blognya. Belum biaya domain, sewa hosting, sewa internet, biaya kopi, rokok dll. Jadi mungkinkah demi ketenaran? Entah dengan anda tapi saya pribadi belum merasa mendapat kehormatan sebesar itu. Sampai detik ini, jangankan tenar, dikenal aja belum,,hehehe.

Kalau demikian alasan apakah sesungguhnya yang melatarbelakangi sehingga kita menjadi blogger yang demikian berdedikasi? Apakah karena cinta..? mungkin, ngeblogging tidaklah selamanya soal kerja keras, ada juga getaran yang dapat kita rasakan saat seseorang link ke postingan kita atau share postingan kita buat orang lain.

Selain itu ada pula kepuasan yang dirasakan saat seseorang berkomentar sehingga kita dapat melakukan interaksi yang sesungguhnya dengan pengunjung blog. Yah ini adalah salah satu sensasi yang cukup menyenangkan bagi para blogger saat tulisannya mendapat apresiasi dari pembaca.

Akan tetapi di atas semua itu, kepuasan terhebat datang saat kita klik submit untuk postingan kita. Setelah membaca ulang dan mencari-cari jika ada kesalahan dalam pengetikan dan kelihatannya semua tampak sempurna, kita kemudian mengkliknya untuk diterbitkan… sangat luar biasa bukan perasaan yang timbul karenanya..? Jika saya mencari perbandingan maka kepuasan itu hanya bisa saya rasakan saat mengalami orgasme…hehehe… Maafkan bahasa saya, tapi sungguh itu seperti orgasme pertama di dunia maya…

Wam’s

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: