Salman bin Abdulaziz Al-Saud : Fakta Menarik Raja Arab Saudi

Rencana kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia pada 01 – 09 Maret 2017 mendatang cukup menghebohkan rakyat Indonesia, pasalnya delegasi yang turut menyertainya dalam kunjungan  ini terbilang cukup besar yaitu berjumlah sekitar 1500 orang, termasuk di dalamnya sejumlah menteri dan pangeran yang akan tiba di Indonesia dalam 2 kloter :v. Tidak tanggung-tanggung pula, untuk mendukung segala aktivitasnya selama di Indonesia, Raja Salman mendatangkan perlengkapan khusus yang akan diangkut dari Arab Saudi seberat 459 ton kargo yang akan diturunkan di dua tempat berbeda, Jakarta dan Bali.

Berikut Inilah sejumlah fakta menarik tentang Raja Salman.

Salman bin Abdulaziz Al-Saud lahir pada bulan Desember 1935. Dia adalah satu dari “Sudairi Seven” julukan bagi tujuh anak Abdulaziz bin Al Saud, yang lahir dari istrinya, Hussa binti Ahmad Sudairi yang kemudian memiliki pengaruh paling kuat dalam House of Saud.

Sejak tahun 1956, Pangeran Salman telah menjadi ketua dari berbagai yayasan yang bergerak dalam bidang bantuan kemanusiaan dan bencana alam. Untuk aktivitasnya itu ia banyak menerima medali dan penghargaan, termasuk penghargaan dari Bahrain, Bosnia dan Herzegovina, Prancis, Maroko, Palestina, Filipina, Senegal, PBB, Yaman, termasuk Medali First Class dari King Abdulaziz.

Bidang Akademik

Dalam bidang Akademik, Dia adalah penerima beberapa gelar kehormatan dan penghargaan, termasuk gelar doktor kehormatan dari Universitas Islam Madinah, dan Medali Kant oleh Berlin-Brandenburg Academy of Sciences and Humanities atas kontribusinya terhadap bidang ilmu pengetahuan.

747

Bidang Politik

Dalam bidang Politik, Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Riyadh dari Maret 1954 sampai April 1955, dan kemudian menjadi Gubernur Riyadh dari April 1955 sampai Desember 1960 dan lagi dari Februari 1963 sampai 5 Nopember 2011. Di bawah pemerintahannya ibukota Saudi itu mengalami perkembangan pesat dari sebuah kota oasis sedang menjadi sebuah kota besar metropolis dengan penduduk lebih dari 5 juta.

Pada Tahun 2012 Dia diangkat menjadi Menteri Pertahanan Arab Saudi dan pada Juni tahun 2012 dia dinobatkan sebagai Putra Mahkota Arab Saudi tak lama setelah kematian saudaranya, Putra Mahkota Nayef bin Abdulaziz. Selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Pangeran Salman secara agresif mendorong militer Saudi siap untuk konflik dengan Iran jika diperlukan.

Pada 22 Januari 2015 secara resmi menjadi raja baru Arab Saudi menggantikan saudara tirinya Raja Abdullah yang wafat pada usia 90 tahun setelah memerintah sebagai Raja Arab Saudi dari tahun 2006.

Sehari kemudian pada tanggal 23 Januari  dia mengangkat Saudaranya, Pangeran Muqrin sebagai Putra Mahkota yang akan menjadi suksesornya kelak dan Pangeran Mohammed bin Nayef sebagai Wakil Putra Mahkota yang merupakan orang kedua dalam garis takhta. Namun tak lama kemudian melalui Dekrit Kerajaan pada 29 April 2015 dia mendepak Muqrin sebagai pewaris kerajaan dan mengangkat Pangeran Mohammed bin Nayef sebagai Putra Mahkota serta Putranya sendiri Pangeran Mohammed bin Salman sebagai Wakil Putra Mahkota.

Kehidupan Pribadi

Raja Salman telah menikah tiga kali dan memiliki 11 anak. Pernikahannya yang paling terkenal adalah dengan istrinya pertamanya yaitu Putri Sultana Binti Turki Bin Ahmad Al-Sudairi yang kemudian meninggal pada bulan Agustus 2011 setelah berjuang melawan penyakitnya.

Saat ini Raja Salman diperkirakan memiliki kekayaan sebesar 17 miliar US dolar atau setara dengan Rp 226 triliun! – hikss itu duit semua yak???

(Dikutip dari berbagai sumber)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: